featured Slider

Like us

4D 3N in Solo – The Heart of Java

by - 26 November



“Ada hari kejepit niii, liburan aja yuk!” “Ayooook”

Ya, se-random itu waktu saya dan adik memutuskan untuk ambil short break dan liburan ke Solo. Kota yang namanya selalu saya sebut ketika ada orang yang bertanya “asalnya dari mana?” tetapi sudah sekian tahun lamanya tidak menginjakkan kaki lagi di kota ini. Kebetulan ada hari kejepit yang akhirnya saya manfaatkan untuk mengambil cuti dan break sejenak dari hiruk pikuk nya Jakarta dengan segala kesibukannya.

DAY 1


Saya ambil perjalanan malam menggunakan kereta dari Stasiun Gambir dengan waktu tempuh sekitar 8 jam perjalanan. Kami sampai keesokannya sekitar jam 5 pagi disambut dengan langit pagi yang cantik. Kami dijemput saudara dan langsung dibawa sarapan. Sarapannya spesial lain daripada di Jakarta. Biasa sarapan yaaaa paling-paling bubur ayam atau lontong sayur. Pagi itu kami sarapan gendar pecel sodara-sodara. Selepas sarapan kami lanjut kembali ke rumah, jalan-jalan di sekitar rumah dan istirahat.



Bisa dibilang hari pertama hanya diisi temu kangen dengan budhe, pakde, dan saudara lain yang sudah sekian lama tidak jumpa. Dan tidur tentu saja hahahha. Memang benar ya, tidur siang itu mevvah banget rasanya.

DAY 2
Di hari kedua, kami diajak jalan-jalan, yeaaaay! Kami mengunjungi beberapa tempat. Yang pertama adalah hunting kain dan membeli baju batik di Batik Keris (katanya kalau disini model dan motifnya lebih update daripada di Jakarta). Lelah berbelanja, kami lanjut makan siang di salah satu Resto yang lokasi nya dekat dari toko kain.


Kemudian kami juga mengunjungi Toko Jamu Akar Sari. Toko jamu satu ini memang sudah jadi incaran sejak di Jakarta. Udah kepingin dan kangen banget sama Sirop Beras Kencur dan beli berbagai macam masker alami untuk wajah. Btw tulisan lengkap tentang toko jamu yang satu ini akan saya bahas di postingan terpisah ya.




DAY 3
Kalau ke sini, memang bisa dibilang wajib deh jalan-jalan ke “Daerah Puncak” versi Solo ini. Nama daerahnya adalah Tawangmangu. Kemarin sih saya nggak sampe Tawangmangu nya hanya sampai daerah Karangpandan. Tetapi di Karangpandan pun udara nya cukup sejuk dan sudah banyak kebun teh. Kami berhenti di salah satu resto yang katanya lagi hits, namanya Bali Ndeso (artinya kembali ke Desa). 




Nggak heran sih kalau tempat ini menjadi tempat favorit turis, soalnya tempatnya bagus dan sangat instagrammable. Banyak spot foto menarik dan makanannya juga lumayan.


Sepulangnya dari Karangpandan, kami hanya stay di rumah dan tidur siang (hahahha mumpung libur ya khaaan...). Malamnya baru makan di angkringan. Saya lupa namanya, tapi gethuk tempe nya wajib banget dicoba. Enakkkk!

DAY 4
Rencananya kami mau langsung menuju Yogyakarta dan lanjut jalan-jalan disana. Tetapi ada perubahan rencana yang akhirnya di hari ke empat ini kami hanya tidur-tiduran, makan, tidur siang, ngemil (on repeat 1234234242 times hahaha!). 






Kami juga main-main keluar rumah dan foto-foto, banyak spot foto seru di rumah. Salah satunya ya di tepi sawah seperti ini. Yaaaah namanya juga lagi liburan, foto dengan pemandangan sawah jadi mandatory hahaha.

Oiya di hari berikutnya akhirnya kami ke Yogyakarta. Sekitar 2 jam perjalanan menggunakan mobil. Cerita lengkap di Yogyakarta sudah bisa dibaca di sini : I Left My Heart in Yogyakarta








Liburannya singkat, tetapi kesannya sangat melekat. Ketemu saudara, ngobrol haha-hihi, santai-santai, jalan-jalan dan semuanya bikin saya kepingin cepet balik liburan lagi. Btw thank you for stopping by, see you on next holiday post!

You May Also Like

1 komentar

  1. Ya, Kota Surakarta adalah kota budaya memiliki warisan budaya yang tidak ternilai seperti batik dan jamu. Coba kalau ada waktu silakan mampir ke tempat ini ada tempat instragammable menarik. Transformer Park di Solo. Berikut wbsitenya https://travelingyuk.com/mobil-rongsokan-instagenic/94026/ Sayang, kemarin liburan lebaran tidak sempat berkunjung ke sana karena belum sempat.

    ReplyDelete