featured Slider

Like us

Kenali Oven, Apa saja yang perlu diperhatikan?

by - 18 October

Tips Menggunakan Oven Tangkring, Gas, dan Listrik

Pernah nggak sih pas lagi memanggang kue, sudah mengikuti apa yang tertulis di resep tapi ternyata kue kita belum matang. Atau belum waktu nya diangkat dari oven tapi kue kita sudah gosong. Atau kadang di beberapa resep hanya disebutkan “oven sampai matang” tanpa ada acuan berapa menit dan pada suhu berapa derajat.

Padahal saat memanggang adalah saat harap-harap cemas untuk setiap para baker. Bisa dibilang proses pemanggangan mempunyai peranan penting dalam berhasil atau tidaknya suatu resep (mengembang atau tidak, overcooked atau undercooked, dsb).

Salah satu kunci keberhasilan memanggang adalah dengan mengenali oven kita masing-masing. Sering juga kan baca resep dengan keterangan “kenali oven masing-masing yaaa”. Sebenarnya gimana sih cara mengenali oven kita? Apasih yang perlu diperhatikan ketika memanggang?

Ada 3 jenis oven yang umum dipakai, yaitu oven tangkring, oven listrik, dan oven gas. Masing masing punya karakteristik yang berbeda-beda.

Oven Tangkring
Oven yang dikenal dengan sebutan “Otang” ini memang bisa dibilang lumayan melatih kesabaran (apalagi untuk para pemula). Oven ini memang belum bisa disesuaikan api atas api bawah, belum ada thermometer nya, dan tidak ada pengatur  suhu nya juga. Tapi tetap bisa jadi andalan untuk bikin resep favorit kamu kok. Ditambah lagi harganya murah jadi untuk para pemula bisa dijadikan pilihan dalam memilih oven.

Tips menggunakan oven tangkring 
  • Usahakan selalu menggunakan thermometer untuk oven jenis ini, agar suhu tetap bisa terkontrol.
  • Karena tidak ada pengatur waktu nya, sering-seringlah melihat kue yang sedang dipanggang dan catat waktu pemanggangannya.
  • Oven jenis ini biasanya penyebaran panasnya kurang merata, cobalah untuk sesekali memutar loyang kue agar kue matang merata.
Oven Listrik
Oven listrik bisa dibilang adalah oven yang paling praktis dari segala jenis oven.

Beberapa keuntungan oven listrik antara lain :
  • Sudah ada api atas dan api bawah, bisa disetting mau menggunakan yang mana.
  • Bisa mengontrol waktu pemanggangan. Di oven listrik, kita bisa mengontrol waktu dengan menyalakan dan mematikan system pemanasnya bila timer nya sudah nyala.
  • Bisa mengatur suhu sampai batas yang diinginkan dan tidak perlu thermometer oven lagi (seperti pada oven tangkring) untuk memastikan suhu nya.
Meskipun dirasa praktis, oven jenis ini daya listrik yang dibutuhkan lumayan tinggi, dan harga nya relative lebih mahal.

Tips menggunakan oven listrik :
  • Sebaiknya tidak menumpuk loyang pada satu oven, karena sirkulasi panasnya bisa terhambat dan kue akan lebih lama matang.
Oven Gas
Keuntungan oven jenis ini adalah api dan panas yang cepat merata. Terutama ketika membuat kue atau roti yang butuh panas tinggi, oven jenis ini bisa jadi andalan banget. Dan tidak seperti oven tangkring yang tidak ada thermometer, di oven gas sudah terdapat thermometer yang menunjukkan suhu panas oven. Jadi lumayan membantu dalam mengatur suhu yang kita inginkan.

Kekurangannya adalah suhunya cepat sekali turun ketika pintunya dibuka. Jadi harus cepat-cepat ketika buka dan memasukkan adonan ke dalam oven.

Tips menggunakan oven gas :
  • Untuk oven jenis ini sebaiknya sedapat mungkin deiletakkan dekat dengan sirkulasi udara (jendela atau pintu) jadi kalau-kalau terjadi kebocoran, gas tidak berkumpul di sekitar oven(takut meledak). Oven juga sebaiknya ditempatkan tidak menempel ke dinding agar masih ada jarak antara dinding oven belakang untuk sirkulasi udara.
***

Semoga tipsnya bermanfaat yah. Next bahas apa lagi ya hmmmm.. Ada ide?

X.O.X.O

You May Also Like

0 komentar